Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan sapi penggemukan adalah :
1.    Pemisahan/ pengelompokan sapi.
Sapi dikelompokkan atas kemasan berat badan awal (terutama penggemukan sistem kelompok). Sapi dengan berat badan hamper sama, tidak ada yang kalah atau sebaliknya sehingga pertumbuhan setiap sapi dapat optimal.

2.    Pemberian pakan dan air minum.
Pemberian pakan biasanya diberikan 2 -3 kali sehari, dengan pemberian pakan konsentrat terlebih dahulu baru hijauan. Air minum diberikan secara adlibitum dan harus diganti setiap hari, sehingga selalu mendapatkan air yang bersih dan segar.

3.    Kebersihan kandang dan lingkungan.
Kandang, tempat pakan dan lingkungan dibersihkan setiap hari. Untuk penggemukan dengan jumlah sapi yang banyak, lantai kandang biaasnya diberi alas serbuk gergaji, sehingga tidak perlu dibersihkan setiap hari. Alas serbuk gergaji sebaiknya diganti 10 hari sekali atau kalu sudah terlihat becek, alas harus diganti.

4.    Pemeliharaan kesehatan.
Pemeliharaan kesehatan pada usaha penggemukan adalah pemeberian obat cacing (misal : rental boli, valbazen) pada awal pemeliharaan, sedangkan tindakan yang lain biasanya tidak dilakukan, karena waktu pemeliharaan pedet dan sapi jarang terkena penyakit berbahaya. Pada penggemukan sistem ranch (ladang ternak), sering dilakukan dipping (mandi obat), yaitu menggiring ternak masuk kolam yang diberi desinfektan (misal : asutol, basudin) untuk pencegahan terjadinya penyakit kulit. Beberapa penyakit yang mungkin perlu ditanggulangi adalah : keracunan asam lambung (acidosis) yang disebabkan kebanyakan konsentrat dan kembung perut (bloat) karena pakan konsentrat terlalu halus dan kurang diberi hijauan. Acidosis dapat dicegah dengan pemberian buffer (misal : natrium bikarbonat). Sedangkan bloat dapat diberi obat anti bloat.

5.     Penimbangan ternak.
Penimbangan ternak sebaiknya minimal satu bulan sekali, untuk mengetahui pertambahan berat badan harian, mengevaluasi pakan dan untuk mengetahui kebutuhan pakan yang diberikan sesuai dengan berat badan ternak. Kalu penimbangan tidak dapat dilakukan secara rutin, minimal pada saat sapi dating dan akhir pemeliharaan untuk mengetahui pertambahan berat badan harian.