Bentuk badan usaha Baqara Muda Perkasa adalah Perseroan Terbatas. Perseroan Terbatas yang biasa disingkat PT, ini adalah suatu Bentuk Badan Usaha yang paling populer dan banyak digunakan oleh para pengusaha sebagai bentuk indentitas organisasi Badan Usaha di Indonesia. PT juga sangat dikenal luas oleh berbagai kalangan masyarakat umum dan mudah dikenali karena pemakaian nama perusahaan ini selaku diikuti dengan nama PT.

Alasan pendirian dengan badan usaha PT adalah usaha penggemukan sapi ini menghasilkan lebih dari 1.000 ekor yang sesuai dengan pasal 8 dalam Undang–Undang tentang Peternakan. Dalam pasal 8 dijelaskan bahwa izin usaha ternak dibagi ke dalam tiga golongan yaitu izin peternakan rakyat, izin usaha peternakan kecil, dan izin perusahaan peternakan. Baqara Muda Perkasa termasuk pada golongan izin perusahaan peternakan karena memiliki lebih dari 1.000 ekor sapi per tahun.

Baqara Muda Perkasa juga melihat dari dasar hukum yaitu Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No.26 tahun 1998 tentang Pemakaian Nama, Peraturan/Undang – Undang lain yang dibuat untuk mendirikan PT. dalam rangka PMA/PMDN, PT untuk Persero BUMN, PT untuk Perbankan dan PT untuk Lembaga Keuangan Non Bank, dan Peraturan/Undang – undang dan atau ketentuan pemerintah yang mengatur tentang Pendirian PT dengan maksud dan tujuan usaha khusus seperti: PT Forwarding, PT Perusahaan Bongkar Muat, PT Surveyor, PT Jasa Penilai, dan lain-lain.

Selain pendirian PT Baqara Muda Perkasa juga membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) melalui Departemen Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Persyaratan kedua adalah ijin mendirikan bangunan untuk usaha peternakan. Keabsahan bangunan usaha menjadikan Baqara Muda Perkasa legal dari aspek ijin bangunan. Syarat ketiga adalah membuat surat Ijin Usaha Peternakan. Tujuannya adalah sebagai tanda bukti bahwa Baqara Muda Perkasa adalah usaha legal karena memiliki ijin usaha peternakan di wilayah Kabupaten Subang. Ketentuan umumnya adalah Kegiatan peternakan terdiri dari pembibitan dan budidaya, usaha peternakan dapat diselenggarakan dalam bentuk perusahaan peternakan baik perorangan maupun badan hukum dan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak tanggal ditetapkan.